Pages

Monday, February 25, 2013

Mikroskop : Fungsi Bagian dan Cara Penggunaan

Mikroskop

Mikroskop merupakan salah satu alat penting dalam kegiatan biologi di sekolah. Mikroskop berfungsi untuk melihat benda-benda atau organisme yang berukuran sangat kecil. Mikroskop yang pertama ditemukan dan digunakan manusia disebut mikroskop sedrhanayang hanya memiliki lensa. Mikroskop yang sekarang digunakan merupakan mikroskop yang terdiri dari beberpa lensa yang disusun dalam sebuah tabung menjadi suatu lensa majemuk. Jenis miroskop yang banyak digunakan di sekolah Mikroskop Monokuler yaitu mikroskop yang digunakan dengan satu mata. Banyangan yang terlihat hanya panjang dan lebar benda, sedang tinggi atau ketebalan benda hanya sedikit terlihat. Benda yang diamati menggunakan mikroskop monokuler harus kecil dan tipis sehingga dapat ditembus cahaya.


Seiring kemajuan ilmu dan teknologi, jenis mikroskop dan kemampuan memperbesar benda juga semakin maju. Selain mikroskop monokuler juga ada beberapa mikroskop mikroskop jenis lain, yaitu:
  1. Mikroskop Stereo
  2. Mikroskop Elektron
  3. Mikroskop Fase Kontras

Mikroskop Sederhana

Mikroskop Stereo



Mikroskop Elektron


Mikroskop Monokuler



Dari berbagai jenis mikroskop tersebut, mikroskop elektron memiliki perbesaran paling tinggi. Mikroskop ini menggunakan elektron sebagai ganti cahaya pada mikroskop cahaya. Mikroskop ini dapat memperbesar benda hingga 500.000 kali.

 

Fungsi dan Bagian Mikroskop 

Bagian-bagian Mikroskop
Mikroskop terdiri dari dua bagian yaitu bagian mekanik dan bagian optik. Bagian mekanik meliputi tabung mikroskop, kaki, lengan mikroskop, engsel, tombol pengatur fokus, revolver, meja objek . Bagian optik meliputi cermin, diafragma, kondensor, lensa objektif dan lensa okuler.
  1. Lensa Okuler : Untukmemperbesar banyang benda yang dibentuk oleh lesa objektif
  2. Tabung Mikroskop : Untuk mengtur fokus, dapat dinaikkan dan diturunkan
  3. Tombol pengatur fokus : Untuk mencari fokus bayangan objek secara cepat sehingga tabung mikroskop turun atau naik dengan cepat.
  4. Tombol pengatur fokus halus : Untuk memfokuskan bayangan objek secara lambat, sehingga tabung mikroskop turun atau naik dengan lambat.
  5. Revolver : Unutk memilih lensa objektif yang akan digunakan. Bagian ini dapat diputar.
  6. Lensa Objektif : Untuk membentuk bayangan objektif serta memperbesar benda yang diamati. Umumnya ada 3 lensa onjektif dengan perbesaran  4x, 10x, dan 20x.
  7. Lengan Mikroskop : untuk pegangan saat membawa mikroskop
  8. Meja preparat atau meja mikroskop : untuk meletakkan objek (benda) yang akan diamati.
  9. Penjepit objek glass : Untuk menjepit preparat di atas meja preparat agar tidak bergeser.
  10. Kondensor : Merupaka lensa tambahan yang berfungsi untuk mengumpulkan cahaya yang masuk dalam mikroskop.
  11. Diafragma : Berupa lubang-lubang yang ukurannya dari kecil sampai besar pada meja objek berfungsi untuk mengatur banyak sedikitnya cahaya yang akan masuk mikroskop.
  12. Cermin (reflektor) : Untuk memantulkan dan mangarahkan cahaya ke dalam mikroskop. Ada 2 enis cermin, yaitu datar dan cekung. Bila sumber cahaya lemah, misalkan sinar lampu gunakan cermin cekung tetapi bila sumber cahaya kuat, misalnya sinar matahari yang menembus ruangan gunakan cermin datar.
  13. Kaki Mikroskop : Untuk menjaga mikroskop agar dapat berdiri dengan mantap di atas meja.

 

Cara Menggunakan Mikroskop

Abil mikroskop dari tempat penyimpanan dengan satu tangan yang kuat, sedang tang yang lain menyangga kaki mikroskop. Letakkan mikroskop di atas meja yang datar, dengan bagian lengn mikroskop tepat di depanmu.
  1. Pilihlan lensa objektif dengan perbesaran lemah dengan memutar revolver sampai bunyi klik
  2. Putar diafragma sampai mendapat cahaya sebanyak-banyaknya.
  3. Putar tombol pengatur fokus kasar untuk menurunkan tabung mikroskop sehingga lensa objektif berada kurang lebih 1 cm di atas meja optik.
  4. Aturlah cermin untuk mendapatkan cahaya terang dengan melihat melalui lensa okuler agar sinar masuk ke diafragma sehingga pemantulannya optimal. Kalian akan melihat bagian terang berbentuk lingkaran yang dinamakan lapang padang.
  5. Letakkan preparat di atas meja objek. Usahakan benda yang akan diamati tepat di tengah lubang meja objek. Lalu jepitlah dengan penjepit.
  6. Dengan melihat dari samping, putarlah tombol pengatur fokus untuk menurunkan tabung mikroskop sehingga lensa objektif hampir menyentuh preparat.
  7. Sambil melihat melalui lensa okuler, putarlah tombol pengatur fokus lensa agar tabung mikroskop naik sedikit demi sedikit sampai objek yang diamati terlihat jelas.
Satuan yang biasanya digunakan pada objek yang dilihat melalui mikroskop adalah mikron. Perbesaran  pada mikroskop mengikuti kaidah hukum fisika tentang optik. Perbesaran  total di dapat dari hasil perkalian perbesaran lensa okuler dengan perbesaran lesa objektif. Misalkan perbesaran lensa okuler 10x dan perbesaran lensa objektif 45x, maka perbesaran total adalah 10x45=450x dari ukuran semula.

No comments:

Post a Comment